Fake or Real

ATP Atelier: Cara Mengenali Tas Asli dari Kualitas Handmade Italia

26 Jan 2026
Related Brands:

Mengenali perbedaan antara tas ATP Atelier asli dan palsu memerlukan ketelitian pada detail kecil karena brand asal Swedia yang diproduksi di Italia ini mengedepankan kualitas material dan teknik secara handmade. Sebagai “mid-luxury” brand yang mengusung konsep minimalis, ATP Atelier (All Tomorrow’s Parties) seringkali menjadi target produk tiruan karena desainnya ikonik namun tampak simple.

Model memakai tas ATP Atelier (Sumber foto: atpatelier.com) Model memakai tas ATP Atelier (Sumber foto: atpatelier.com)

Berikut panduan singkat tentang cara membedakan tas ATP Atelier asli vs palsu berdasarkan struktur, desain, dan detail teknis yang akan voilà.id hadirkan dalam artikel di bawah ini.

1. Cek Estetika Desain Tas

ATP Atelier dikenal dengan desain yang skulptural dan asimetris. Sebelum membeli, pastikan kamu mengenali model-model ikonik seperti Montalcino, yaitu tas mini dengan potongan flap asimetris. Arezzo, yaitu tas tangan dengan siluet melengkung yang unik, serta Assisi yaitu shoulder bag dengan clean line. Tas asli memiliki proporsi sangat presisi meskipun desainnya asimetris. Berbeda dengan tas palsu yang seringkali gagal meniru sudut kemiringan flap atau lengkungan bodi tas secara akurat, membuatnya terlihat aneh atau tidak seimbang.

Model tas ATP Atelier Montalcino (Sumber foto: atpatelier.com)

1. Cek Estetika Desain Tas

2. Periksa Struktur dan Material yang Dipakai

Ini adalah pembeda yang paling krusial karena ATP Atelier menggunakan Vachetta, yaitu leather dari sapi muda yang disamak secara nabati/vegetable-tanned dari Tuscany, Italia. Pemakaian material ini membuat tas asli memiliki aroma leather yang khas, hangat, dan alami. Tas palsu biasanya berbau kimia yang tajam atau plastik karena menggunakan kulit sintetis atau kulit berkualitas rendah yang disamak dengan krom (chrome-tanned). Leather Vachetta asli bersifat kaku namun akan melunak seiring dengan berjalannya waktu. 

Tas asli dapat berdiri tegak tanpa bantuan isian di dalamnya. Sedangkan tas palsu seringkali terasa lembek atau justru terlalu keras seperti plastik (PVC). Dan seiring waktu, tas asli akan mengalami perubahan warna menjadi lebih gelap dan mengilap karena patina, terutama pada warna-warna terang seperti khaki atau tan. Berbeda dengan tas palsu yang tidak akan berubah warna karena tetap sama atau justru mengelupas.

Visual tas yang terstruktur (Sumber foto: us.atpatelier.com)

2. Periksa Struktur dan Material yang Dipakai

3. Periksa Stitching Tas

Karena setiap tas ATP Atelier dibuat secara manual di workshop di Italia, stitching atau jahitannya mencerminkan craftsmanship tingkat tinggi. Pada tas asli, stitching sangat rapi, lurus, dan memiliki jarak yang konsisten. Benang yang digunakan tebal dan berkualitas tinggi. Sedangkan pada tas palsu, periksa bagian sudut dan sambungan karena seringkali punya stitching yang miring, benang yang kendor, atau jahitan yang “double“. Pada model dengan jahitan kontras, kesalahan ini akan sangat terlihat jelas.

Stitching tas yang rapi (Sumber foto: atpatelier.com)

3. Periksa Stitching Tas

4. Perhatikan Hardware pada Tas

Hardware pada tas (Sumber foto: atpatelier.com) Hardware pada tas (Sumber foto: atpatelier.com)

ATP Atelier menerapkan prinsip minimalis pada komponen metal yang digunakan. Misalnya, zipper, hook, dan magnetic button pada tas asli terasa berat dan solid karena terbuat dari logam berkualitas tinggi. Tas palsu menggunakan metal berbobot ringan atau plastik dicat, yang akan terasa “kopong” dan mudah tergores. Warna keemasan pada tas asli terlihat elegan dan tidak terlalu kuning menyala. Plating pada tas asli tidak mudah luntur atau berkarat dalam waktu singkat. Jika menggunakan zipper, biasanya brand yang digunakan adalah berkualitas, seperti YKK atau brand Italia tanpa logo besar. Zipper puller-nya juga harus terasa sangat halus saat dibuka dan ditutup.

5. Periksa Logo dan Interior Tag

Logo dan interior tag (Sumber foto: atpatelier.com dan atpatelier.com) Logo dan interior tag (Sumber foto: atpatelier.com dan atpatelier.com)

Logo ATP Atelier biasanya sangat halus dan tidak mencolok. Untuk mengetahui keasliannya, periksa font pada logo. Huruf “A” dan “P” pada ATP memiliki jarak dan ketebalan sangat spesifik. Tas palsu seringkali menggunakan font yang sedikit lebih tebal atau spasi terlalu rapat. Logo biasanya dicetak menggunakan teknik gold foil stamping atau debossing. Pada tas asli, cetakan logo ini sangat bersih dan tajam. Jika melihat logo yang “belepotan”, tinta keemasan yang meluber, atau huruf tidak rata kedalamannya, itu bisa jadi red flag. Logo biasanya terletak di bagian depan bawah tas, di bawah flap, atau di bagian dalam.

Salah satu identitas terpenting adalah asal produksinya. Di bagian dalam tas, biasanya terdapat tulisan “ATP ATELIER” diikuti dengan “HANDMADE IN ITALY”. Tulisan ini seringkali diletakkan di atas internal pocket atau di dinding bagian dalam tas. Tulisan “HANDMADE IN ITALY” pada tas asli memiliki ukuran font sangat kecil namun tetap terbaca dengan jelas. Tas palsu seringkali salah mengeja (misalnya “Made in Itally”) atau menggunakan font terlalu besar dan kasar.

6. Cek Bagian Interior

Interior tas (Sumber foto: atpatelier.com dan atpatelier.com) Interior tas (Sumber foto: atpatelier.com dan atpatelier.com)

Banyak model ATP Atelier yang tidak menggunakan lapisan dalam (unlined) untuk menunjukkan kualitas bagian belakang kulit asli yang halus (suede-like). Jika tas tersebut memiliki lapisan, biasanya menggunakan kain katun berkualitas tinggi atau nappa leather yang sangat lembut. Periksa juga saku kecil di dalam. Tas asli memiliki leather tag yang rapi dengan tepi yang dicat secara halus.

Itu dia beberapa bagian yang perlu diperiksa untuk mengetahui tas ATP Atelier asli vs palsu. Kalau ingin mendapatkan produk yang dijamin 100% original, segera meluncur ke website atau butik voilà.id untuk mendapatkan model tas ATP Atelier yang kamu suka.

Share this article