Top Picks

Kenapa Adidas Adizero PR x Song for the Mute Jadi Incaran Sneakerhead?

11 hours ago
Related Brands:

Adidas Adizero PR kembali menarik perhatian di Paris Fashion Week lalu. Bagaimana tidak? Kali ini koleksi brand asal Jerman tersebut akan berkolaborasi dengan Song for the Mute (SFTM), label fashion independen asal Sydney, Australia yang menghasilkan Adidas Adizero PR x Song for the Mute.

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute) Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute)

Adidas Adizero PR sendiri bukan siluet baru. Sepatu ini pertama kali dirilis pada pertengahan 2000-an sebagai sepatu lari ultra lightweight berprofil rendah, dan sempat menjadi cult favorite terutama di Jepang. Versi kolaborasi dengan SFTM jelas mendapatkan atensi besar dari sneakerhead. Apa saja, sih, kelebihannya? Yuk, simak review Adidas Adizero PR x Song for the Mute bersama voilà.id!

Desain dan Siluet Sepatu

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute) Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute)

Review Adidas Adizero PR x Song for the Mute akan dimulai dari tampilannya terlebih dahulu. Sepatu ini hadir dalam tiga warna utama: black, red, dan white, dengan warna white diprediksi menjadi yang paling cepat sold out berkat tampilannya yang paling clean dan statement.

Karena  Adidas Adizero PR x Song for the Mute merupakan kolaborasi resmi pertama antara Song for the Mute dan siluet Adizero PR, kita bisa melihat ciri khas keduanya dalam sekali lihat.

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute) Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute)

Siluetnya mempertahankan low-profile khas Adizero PR yang ramping dan memanjang. Toe box dibuat rendah dan streamlined, merepresentasikan estetika sepatu lari era 2000-an tanpa volume berlebih di midsole maupun upper. Hasilnya adalah tampilan yang sleek, ringan secara visual, dan terasa modern sekaligus nostalgik.

Sentuhan Song for the Mute hadir lewat pendekatan desain yang lebih eksperimental. Detail seperti stud berkilau bernuansa pearl, co-branded wraparound tongue label yang menjuntai, serta finishing midsole distressed memberi kesan deconstructed dan fashion-forward. 

Keseluruhan desainnya menempatkan sepatu ini sebagai statement piece yang memadukan performance heritage, streetwear, dan sentuhan luxury melalui discreet branding dan tonal finishes.

Review Konstruksi Visual

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute) Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute)

Upper sepatu Adidas Adizero PR x Song for the Mute menggunakan open mesh berajut besar yang dibingkai overlay sintetisuntuk membentuk struktur kaki. Di sisi lateral, synthetic cage berfungsi sebagai rangka visual sekaligus struktur bagi Three Stripes, yang terintegrasi langsung ke dalam konstruksi sepatu, bukan sebagai elemen dekoratif terpisah. 

Bagian upper sepatu (sumber gambar: voilà.id) Bagian upper sepatu (sumber gambar: voilà.id)

Stud metal beads kecil tersebar tidak simetris di beberapa area upper, memperkuat karakter industrial dan eksperimental. Bagian toe box diperkuat overlay tambahan dengan strip reflektif kecil di ujungnya. Sementara eyestay menyatu dengan overlay dan mengikuti alur kaki secara natural. Heel dibuat lebih terstruktur dengan panel khusus, logo “Adizero”, dan heel pull tab fungsional. 

Detail stud pada sepatu (sumber gambar: voilà.id) Detail stud pada sepatu (sumber gambar: voilà.id)

Di bawahnya, midsole tipis bertekstur distressed menonjolkan heritage running aesthetic, dipadukan dengan outsole berpola grip tersegmentasi dan pembagian zona traksi, serta tag “SFTM-006” yang dijahit kasar sebagai penanda kolaborasi.

Kualitas Material

Detail mesh pada material Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: voilà.id) Detail mesh pada material Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: voilà.id)

Dari sisi material, Adidas Adizero PR x Song for the Mute ini mengombinasikan fungsi dan estetika dengan cukup seimbang. Breathable mesh menjadi material utama upper, memungkinkan sirkulasi udara yang baik. Synthetic overlays berfungsi sebagai struktur tambahan sekaligus elemen desain yang membingkai kaki.

Bagian bawah sepatu Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: voilà.id) Bagian bawah sepatu Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: voilà.id)

Bagian midsole menggunakan EVA foam, material ringan yang umum digunakan pada sepatu lari untuk kenyamanan dasar. Di area depan, terdapat panel leather yang meningkatkan kesan premium tanpa menghilangkan karakter teknis sepatu.

Selain itu, sepatu ini dilengkapi textile sockliner untuk kenyamanan saat pertama kali dipakai, serta rubber outsole yang dirancang untuk penggunaan harian di lingkungan urban. Menariknya, Adidas juga menyebut penggunaan vegan-friendly leather, textile, dan rubber components, menjadikannya lebih ramah bagi konsumen yang peduli pada aspek material.

Performa dan Fungsi Pemakaian

Model memakai Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: voilà.id) Model memakai Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: voilà.id)

Adizero PR pertama kali diperkenalkan pada pertengahan 2000-an sebagai ultra lightweight, low-profile running shoe. Karakter tersebut masih terasa hingga versi kolaborasi ini. Konstruksinya dikenal featherlight, dengan desain yang streamlined dan tidak berlebihan.

Meskipun mendapat banyak sentuhan visual dari Song for the Mute, DNA lari Adizero PR tetap dipertahankan. Sepatu ini masih disebut cocok untuk quick runs dan casual training, meski jelas tidak difokuskan sebagai sepatu lari performa tinggi modern.

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute) Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute)

Di luar konteks olahraga, sepatu ini sangat fleksibel untuk streetwear harian. Lightweight upper membantu mobilitas dan breathability, sementara rubber outsole memberikan grip yang solid untuk permukaan perkotaan. Textile sockliner menambah kenyamanan untuk pemakaian seharian, seperti berjalan atau aktivitas kasual.

Untuk urusan sizing, Adidas Adizero PR x Song for the Mute menggunakan regular fit. Artinya, sepatu ini dirancang agar nyaman untuk berbagai bentuk kaki tanpa perlu naik atau turun ukuran secara ekstrem. 

5 Kelebihan Adidas Adizero PR x Song for the Music

1. Kolaborasi Resmi Pertama yang Bernilai Arsip

Adidas Adizero PR x Song for the Mute menjadi kolaborasi resmi pertama untuk siluet Adizero PR yang selama ini berstatus cult. Pemilihan model arsip ini memberi nilai historis sekaligus daya tarik bagi kolektor. Kolaborasi ini terasa signifikan karena mengangkat siluet yang jarang disentuh ulang secara serius.

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: voilà.id)

1. Kolaborasi Resmi Pertama yang Bernilai Arsip

2. Perpaduan Heritage Performance dan High-Fashion

Sepatu ini berhasil menjembatani dunia performance running dengan pendekatan high-fashion khas Song for the Mute. DNA teknis Adizero PR tetap dipertahankan, namun dibalut detail visual yang lebih konseptual dan fashion-forward. Hasilnya adalah sneaker yang relevan di ranah streetwear maupun fashion-oriented styling.

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: https://www.gq-magazine.co.uk/article/song-for-the-mute-adidas-adizero-pr-2025)

 

2. Perpaduan Heritage Performance dan High-Fashion

3. Material dan Finishing Terasa Premium

Detail material dan finishing memberikan kesan premium yang kuat. Elemen seperti panel leather, efek distressed pada midsole, dan detail kolaborasi dikerjakan dengan pendekatan visual yang matang. Hal ini membuat sepatu terasa lebih dari sekadar daily sneaker, tetapi juga collectible piece.

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: instagram.com/songforthemute)

3. Material dan Finishing Terasa Premium

4. Ringan dan Nyaman untuk Pemakaian Harian

Konstruksi sepatu yang ringan dengan mesh upper yang breathable mendukung kenyamanan pemakaian sehari-hari. Sepatu ini terasa fleksibel untuk aktivitas kasual seperti berjalan di area urban. Karakter low-profile juga membuatnya mudah dipadukan tanpa terasa bulky.

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: https://hypebeast.com/2025/9/song-for-the-mute-adidas-originals-006-collection-collaboration-lookbook-release-info)

4. Ringan dan Nyaman untuk Pemakaian Harian

5. Menggunakan Material Vegan-Friendly

Adidas Adizero PR x Song for the Mute menggunakan material vegan-friendly berbasis synthetic, textile, dan rubber. Pendekatan ini memberi nilai tambah bagi konsumen yang memperhatikan aspek material dan keberlanjutan. Tanpa mengorbankan tampilan, sepatu tetap terasa modern dan relevan secara etis.

Adidas Adizero PR x Song for the Mute (sumber gambar: https://hypebeast.com/2025/9/song-for-the-mute-adidas-originals-006-collection-collaboration-lookbook-release-info)

5. Menggunakan Material Vegan-Friendly

Tertarik menjadikan Adidas Adizero PR x Song for the Mute sebagai bagian dari rotasi sneaker harianmu? Temukan koleksi sneaker pilihan dengan kurasi autentik dan pengalaman belanja terpercaya di voilà.id. Saatnya upgrade gaya dengan item statement yang relevan dari runway hingga streetwear.

Share this article